Minggu, 03 Agustus 2014

Satria, Aku Akan Kembali

                Selamat datang kembali di Kota Satria. Aku hampir melompat ketika aku turun dari bus. Suasana sejuk mulai membawa tubuhku kembali dengan berbagai kenangan beberapa tahun lalu.
                27 Jam perjalanan Bekasi-Purwokerto tak menyurutkan niatku untuk ‘berpetualang’ ke rumah sanak saudara yang lama tak jumpa. Dua tahun lalu terakhir aku kesini. Ternyata banyak sekali yang berubah.
                Aku kaget ketika memasuki rumah, ada seorang bayi perempuan lucu sekali. Namanya Fania Amelia. Usianya lima bulan. Ada juga anak perempuan lain. Bahkan Wawan dan Galuh sudah bisa bicara dan berjalan. Ahhh... kejutan luar biasa. Mereka sudah besar dan semakin lucu.

Lintang


Fania Amelia


Muhammad Setiawan


Zerlinna Galuh Nurul Fatimah


                Malam harinya aku minta diantar makan Sroto di dekat stasiun. Pergi menggunakan kendaraan  roda dua. Sambil mampir ke alun-alun yang tengah dipugar. Biasanya aku dan omku makan serabi berdua disini. Namun malam itu tak nampak tukang Serabi. Jadilah kita hanya makan sroto di jalan Bank.

Sroto Sokaraja, di Jalan Bank. letaknya tidak jauh dari Stasiun Purwokerto.


                Rencananya aku ingin pergi ke beberapa objek wisata, namun terpaksa digagalkan karena sesuatu. Sebagai gantinya aku memutuskan pergi ke pasar naik dokar. Dan tak lupa blusukan ke dalam pasar.



                Pagi hari sebelum pulang, aku putuskan turun ke sungai. Aku tak tau namanya sungai apa. Hanya saja ketika kecil aku suka sekali mandi disana. Jalanan menuju sungai masih sama. Harus melewati jalanan berbatu. Dinginnya air sungai menyergap tubuhku. Ahhh... suasananya seperti di objek wisata.




Jalan setapak menuju sungai


Sungai Sejuta kenangan :D


Sampai jumpa dikemudian hari, Satriaku.


Kusta, Pencegahan dan Dinamika Perawatannya

Kusta merupakan penyakit yang sudah ada sejak dulu yang disebabkan oleh kuman  Kusta adalah penyakit yang disebabkan oleh   Mycobacterium le...